Uncategorized

Omzet Gorengan Mengubah Perekonomian Pemulung

Infopolitiknews – Sebagai salah satu kuliner khas Indonesia, gorengan banyak digemari oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Siapa sangka omzet penjualan gorengan pedagang kaki lima bisa mengubah kehidupan seorang pemulung.

Walaupun demikian, omzet penjualan gorengan tidak selalu bagus. Ada suka duka yang mewarnai usaha penjual gorengan dalam mengumpulkan pundi-pundi uangnya. 

Virna (35) misalnya, ia mengeluh bahwa tantangan terbesar pedagang gorengan adalah saat dagangannya tidak laku.

“Tantangan terbesarnya kalau dagangan sepi,” ucap Virna, pedagang aneka gorengan frozen food, dikutip dari Kompas.com (21/1).

Virna mengaku jika dagangan tidak laku maka terpaksa dibuang.

“Makanan sisa apalagi, aku kan frozen kadang enggak bisa lama-lama keluar masuk kulkas asam, bakso aja dibuang,” ucap Virna.

Pengalaman Virna ternyata juga dialami oleh pedagang gorengan lainnya. Zaenudin (42) mengaku tantangan yang ia hadapi adalah ketika gorengan yang dijualnya tidak habis. 

“Ya, sebenarnya kalau laku enggak ada tantangan, tapi kalau enggak laku itu jadi tantangan,” ucap Zaenudin.

Zaenudin menambahkan, jika ada sisa dagangan maka ia dan keluarganya yang memakan gorengan tersebut. Namun, ia tidak putus asa karena dari menjual gorengan, Zaenudin mengalami perbaikan ekonomi.

Sebelumnya, selama tinggal di ibu kota, Zaenudin pernah menjadi pemulung gelas dan plastik di kawasan Muara Angke. Ia melakoni pekerjaan tersebut selama sepuluh tahun.

Zaenudin banting setir menjadi pedagang gorengan karena hasil dari memulung sampah plastik tidak bisa mencukupi kebutuhan rumah tangganya, terlebih semakin hari sampah plastik semakin susah ia dapatkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *